KAKI INDAH DAN NYAMAN TANPA VARISES

Dr. Mulawardi SpB (K) V

Spesialis bedah konsultan bedah vaskular

RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar

PENDAHULUAN

Keseharian penyakit vena kronis maupun insufisiensi vena kronis pada tungkai sering disebut oleh orang awam dengan istilah varises. Kelainan vena superfisial ini adalah berupa pelebaran diameter (dilatasi) lumen pembuluh darah vena dan yang berjalan berkelok-kelok (varikositis) sedemikian rupa sehingga penyakit ini bukan hanya menimbulkan masalah gangguan kosmetik saja tetapi juga dapat menimbulkan  masalah gangguan fungsi tungkai yang lebih serius.

Insiden dan prevalensi dari penyakit insufisiensi vena bergantung pada umur dan jenis kelamin pada populasi umum. Varises lebih sering terjadi pada wanita dari pada laki-laki pada beberapa tingkat umur. Pada beberapa penelitian kesehatan, varises ditemukan sekitar 72 % pada wanita berumur 60-69 tahun dan hanya 1 % laki-laki pada umur 20-29 tahun

Gambaran klinik dari varises dapat berupa mulai dari :

Telangiektasia (vena kecil terletak intradermal, berdiameter kurang dari 1 mm, tidak   teraba menonjol, berwarna merah atau biru), vena retikularis (sub-dermal, diameter 3 mm, tak teraba menonjol).

Varises (varicous vein, melebar, berkelok-kelok, teraba menonjol, diameter lebih dari 3 mm).

Terdapat pembengkakan (oedema) tanpa perubahan kulit (tanpa pigmentasi, tanpa tanda2 dermatitis).

Tampak perubahan kulit.

        4A.Pigmentasi, dermatitis/eksim vena (venous eczema).

        4B.Lipodermatosklerosis atau atrophie blanche.

Ulkus yang sudah sembuh / kering.

Ulkus masih aktif / basah

FAKTOR RESIKO

  1. Genetik
  2. Umur
  3. Kelamin, perempuan (pada usia dekade ke 3 dan 4: dijumpai 5-6 x lebih sering dari laki-laki)
  4. Obesitas, terutama pada perempuan.
  5. Kehamilan lebih dari 2 kali
  6. Pengguna pil atau suntikan hormon dalam program KB
  7. Sering berdiri lama > 6 jam sehari
  8. Ukuran tinggi badan (tinggi badan seseorang menjadi faktor resiko penyakit vena kronis sebab berhubungan dengan tinggi kolom darah vena dan tekanan hidrostatik yang ditimbulkan)

GEJALA DAN TANDA

  1. Timbul Dini
  2. Tidak nyaman saat berdiri tegap, rasa berat

Edema pada tungkai Pegal-pegal pada otot tungkai/ betis, capek di kaki

Kadang gatal di pergelangan kaki Menetap dan Berat

Pingmentasi berwarna coklat pada ankle

Terbentunya eczema ( Kulit kering dan gatal)

Lipodermatosklerosis ( warna kulit kemerahan , dan nyeri tekan)

Ulkus Vena ( pembuluh darah melebar)

Edukasi.

Farmakologi

Konservatif

Elevasi tungkai. ( Kaki di

Kompresi

Skleroterapi

Skleroterapi Busa (Foam Sclerotherapy) .

Operatif

Phlebectomy.

Ligasi tinggi.

Venous stripping.

Minimal invasive ( ablasi laser, radiofrekuensi, mekanochemikal, glue )

(Adm, Promkes 2019)

Submitted by administrator on 2019-08-29 14:02:16