Laboratorium Patologi Anatomi

Pengantar

Layanan Laboratorium Patologi Anatomi menyelenggarakan pelayanan pemeriksaan untuk menegakkan diagnosa yang didukung oleh dokter spesialis dan tenaga laboratorium meliputi :

  1. Pelayanan Pemeriksaaan Hispatologi
  2. Pelayanan Pemeriksaan Sitologi

Jadwal Pelayanan :

Senin - Jumat       : Pukul 08.00 - 14.00

Istirahat                 : Pukul 12.00 - 13.00

Pelayanan Patologi Anatomi merupakan pelayanan diagnostik dan laboratorium terhadap jaringan dan/atau cairan tubuh. Pelayanan ini berperan sebagai baku emas dalam penegakkan diagnosis yang berbasis perubahan morfologi sel dan jaringan sampai pemeriksaan imunologik dan molekuler. Patologi anatomi berperan dalam mendeteksi kelainan jaringan tubuh dan melakukan penapisan suatu penyakit. Peran Patologi Anatomi semakin meluas mencakup penentuan pilihan terapi dan prediksi prognosis sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

TUJUAN DAN MANFAAT

TUJUAN:

Umum

Tersedia akses pelayanan Patologi Anatomik yang bermutu

Khusus

  • Tersedia pedoman atau acuan untuk pengadaan sarana, prasarana, peralatan, sumber daya manusia, baik teknisi maupun spesialis patologi anatomik yang kompeten, guna mempersiapkan pelayanan Patologi Anatomik yang berkualitas untuk mendukung upaya preventif, diagnosis, prognosis, dan kuratif.
  • Mendapat pemahaman tujuan dan manfaat serta upaya pengelolaan pelayanan Patologi Anatomik. 
  • Memperluas jangkauan layanan Patologi Anatomik hingga daerah-daerah terpencil.
  • Tersedia pemetaan wilayah dan jejaringrujukan di bidang pelayanan Patologi Anatomik.
  • Mendorong penerbitan regulasi oleh Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan pembangunan dan pengembangan sentra diagnostik patologi di RumahSakit yang mencakup penyediaan sumber daya manusia dan prasarana melalui pemerintah daerah setempat, distribusi penempatan sumber daya manusia dan pengadaan sarana, agar menjaminpelaksanaanupayakesehatanmasyarakat yang optimal.                         

MANFAAT :

  • Menjamin hak kesehatan masyarakat untuk mendapatkan diagnosis yang benar dan akuratMenjamin hak kesehatan masyarakat untuk mendapatkan terapi yang sesuai dengan penyakit yang diderita.
  • Memperkuat upaya promotif dan preventif yang valid dalam layanan penyakit kanker sesuai dengan kebijakan sistem kesehatan nasional.

 

Produk Layanan Unggulan

  1. Histopatologi: Merupakan cabang ilmu Patologi Anatomik yang melihat perubahan jaringan secara lengkap dan berperan dalam menentukan diagnosis melalui gambaran makroskopik dan mikroskopik  dari spesimen yang berasal dari tubuh manusia. Pulasan dalam histopatologi adalah hematoksilin-eosin.
  2. Sitopatologi: Merupakan cabang dari ilmu Patologi Anatomik yang  berperan dalam skrining dan penegakkan diagnosis  di tingkatan sel, dengan spesimen yang berasal dari eksfoliasi sel (pap smear, bilasan dan sikatan), hasil aspirasi dan cairan yang diapuskan pada kaca benda dan dipulas dengan pulasan Papanicolaou dan/atau giemsa atau pulasan khusus lainnya.
  3. Histokimia: Merupakan salah satu pemrosesan laboratorium pada layanan Patologi Anatomik yang  memiliki peran membantu penegakkan diagnosis suatu penyakit  dengan cara berbagai pulasan yang berbasis reaksi kimia dalam jaringan untuk menentukan kandungan jenis senyawa kimia dalam sel dan jaringan. Contoh: pewarnaan Periodic Acid Schiff untuk menilai kandungan karbohidrat dalam sel.
  4. Imunohistokimia: Merupakan cabang ilmu Patologi Anatomik dalam menegakkan diagnosis suatu penyakit dengan menggunakan metode deteksi protein dari sel/jaringan, melalui teknik imunofluoresensi, imunohistokimia, dan imunositokimia. Contoh: deteksi ER, PR, dan HER2 pada karsinoma payudara.
  5. Biopsi jarum halus (BAJaH) atau Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB):Melakukan tindakan skrining dan diagnostik dengan cara melakukan aspirasi menggunakan jarum halus untuk organ permukaan.  Tindakan biopsi jarum halus untuk lesi di organ dalam atau lesi yang tidak teraba dilakukan  dengan bantuan pencitraan (Contoh: USG-guided FNAB, CT Scan-guided FNAB).
  6. Potong beku: Merupakan metode pemeriksaan histopatologi untuk menegakkan diagnosis cepat ataupun arahan pemeriksaan sediaan jaringan, organ atau bagian tubuh manusia yang dilakukan secara cepat melalui proses potong beku, dalam kondisi pasien masih di meja operasi. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk memberikan arahan bagi klinisi dalam manajemen pasien selama proses operasi berlangsung. Contoh: pemeriksaan jaringan tumor payudara, pemeriksaan batas sayatan tumor kulit.

Tim Layanan Unggulan

  • Tim Dokter

Dr. NI KETUT SUNGOWATI, SpPA(K)/ KepalaInstalasi

Dr. JUANITA, MKes, SpPA

Dr. IMELDY PRIHATNI PURNAMA, MKes, SpPA

Prof. Dr. SYARIFUDDIN WAHID, PhD, SpPA(K), SpF (Visiting Doctor)

Dr. CAHYONO KAELAN, PhD, SpPA(K), SpS (Dikti)

  • Tim Laboran danTeknisi 

 

  • Administrasi dan Loket 

 

Fasilitas Peralatan

ALAT MEDIS MINIMAL LABORATORIUM

A. Peralatan Pemotongan makroskopik

No.                                              Nama Alat Laboratorium
1.

Work station / Grossing station

2.

Autopsi set

3.

PisauPotong (1 set)

4.

Gunting (lurus,bengkok,kecil)

5.

Gergaji listrik untuk tulang

6.

Pinset, scalpel

7.

Alat pengukur (penggaris besi)

8.

Alat pengukurberat (timbangan)

Kinerja Pelayanan

Pelatihan dan Publikasi

Jejaring Rumah Sakit Mitra

Agenda Kegiatan Ilmiah Mendatang

Belum ada

Aksesibilitas

Instalasi Patologi Anatomi terletak di Lantai dua (laboratorium sentral) berdampingan dengan Patologi Klinik dan berada di atas Instalasi Radiologi. Dari RuangOperasi , Instalasi PA berada di arahTimur, begitu jugadari IRD Instalasi PA berada di arah Barat dan karena hanya melalui satu koridor di lantai dua sehingga relatif mudah ditemukan. Di depan loket penerimaan sampel/jaringan tersedia kursi dalam jumlah cukup dan satu buah televisi.

 

Cara Merujuk

  1. RUJUKAN
  • Alur rujukan Melakukan Sistem Rujukan pelayanan kesehatan horizontal dan berjenjang secara vertikal, sesuai kelengkapan fasilitas kesehatan dengan ketentuan yang berlaku.
  • Bahan rujukan 
  1. Jaringan basah atau cairan atau blok paraffin atau slide yang belum diwarnai (unstained) yang akan dilakukan pemeriksaan lanjutan 
  2. Blok paraffin atau slide dengan pewarnaan yang akan dimintakan opini kedua

       2. TELEPATOLOGI

  • Pelayananpatologidilakukanjarakjauhmenggunakansistiminformasidanpembuatan slide jaringantubuh. Slide jaringantubuhdibacadandibuat video slide